Statistik Tangga Lagu
Posisi Saat Ini #11
Posisi Terbaik #11
Total Minggu 1
Minggu Posisi Pergerakan
2026-w34 #11 ★
Lirik
Kepalaku tunduk pasrah
Luruh dan utuh ku jatuh
Ke dalam renungan semalam
Luruh dan utuh ku jatuh
Ke dalam renungan semalam
Ku tetap hidup sekarang
Bersandar pada dirimu
Bersama dipandu oleh-Nya
Bersandar pada dirimu
Bersama dipandu oleh-Nya
Kamulah akarnya
Sekarang
Yang buatku bertahan di porosnya
Sekarang
Yang buatku bertahan di porosnya
Sehebat apapun kita kan bertengkar
Hanya kau yang mampu buatku tenang
Hiruk pikuk dunia di luar sana
Hanya kau yang mampu buatku reda
Hidup bersama
Tentram selamanya
Hanya kau yang mampu buatku tenang
Hiruk pikuk dunia di luar sana
Hanya kau yang mampu buatku reda
Hidup bersama
Tentram selamanya
Kita masih saja berdebat
Terima kasih ku selamanya
Padamu akhirnya aku pulang
Akhirnya aku pulang (ke rumah)
Terima kasih ku selamanya
Padamu akhirnya aku pulang
Akhirnya aku pulang (ke rumah)
Jika dahulu kau bukanlah orangnya
Maka mungkin ku tak bisa merasakan
Indahnya terjebak di tempat ku nyaman
Di bumi yang sekarat
Maka mungkin ku tak bisa merasakan
Indahnya terjebak di tempat ku nyaman
Di bumi yang sekarat
Hatiku masih sama seadanya
Dalam sedih pun kau masih ada disana, pelukku dengan erat
Ku butuh kau dekat, kau ada dalam dekapanku
Seperti angka delapan
Dalam sedih pun kau masih ada disana, pelukku dengan erat
Ku butuh kau dekat, kau ada dalam dekapanku
Seperti angka delapan
Kamulah akarnya
Sekarang
Yang buatku bertahan di porosnya
Sekarang
Yang buatku bertahan di porosnya
Dalam sunyi kau bersabda
Pada bunyi yang kau dekap
Perasaan ini tertuju
Pada diri yang sempurna
Hanya dirimu yang sempat
Melekat lalu di sekap
Melebur masih mendekat
Singkatnya kamu sepakat
'Tuk ditarik, diulur, dililit, dan dilempar
Semacam aku ditungkap
Menyatukan dua wujud
Dua pribadi yang tunduk
Pada maha dan maka
Dua hal ini bertemu
Jadi tali yang terikat
Ku di tarik, diulur, diikat
Ditarik, diulur, diikat
Ditarik, diulur, ditarik, diulur, diikat
Pada bunyi yang kau dekap
Perasaan ini tertuju
Pada diri yang sempurna
Hanya dirimu yang sempat
Melekat lalu di sekap
Melebur masih mendekat
Singkatnya kamu sepakat
'Tuk ditarik, diulur, dililit, dan dilempar
Semacam aku ditungkap
Menyatukan dua wujud
Dua pribadi yang tunduk
Pada maha dan maka
Dua hal ini bertemu
Jadi tali yang terikat
Ku di tarik, diulur, diikat
Ditarik, diulur, diikat
Ditarik, diulur, ditarik, diulur, diikat
Ku terikat
Padamu
Padamu
Sehebat apapun kita kan bertengkar
Hanya kau yang mampu buatku tenang
Hiruk pikuk dunia di luar sana
Hanya kau yang mampu buatku reda (hidup bersamamu selamanya)
Hidup bersama (hidup bersamamu selamanya)
Tenteram selamanya (hidup bersamamu selamanya)
Tenteram selamanya (hidup bersamamu selamanya)
Hidup bersama
Hanya kau yang mampu buatku tenang
Hiruk pikuk dunia di luar sana
Hanya kau yang mampu buatku reda (hidup bersamamu selamanya)
Hidup bersama (hidup bersamamu selamanya)
Tenteram selamanya (hidup bersamamu selamanya)
Tenteram selamanya (hidup bersamamu selamanya)
Hidup bersama